FBI Ringkus 24 “Hacker” Pencuri Data Kartu Kredit


Sedikitnya 24 orang di 13 negara ditahan dalam operasi pemberantasan penjualan ilegal data-data kartu kredit yang dipimpin Biro Penyelidik Federal AS (FBI).

Sebanyak 12 orang tersangka ditahan di Amerika Serikat dan enam orang lainnya di Inggris.
Tersangka lain yang ditangkap menyebar di negara-negara Asia dan Australia.
Penangkapan ini menyusul penyelidikan selama dua tahun oleh agen-agen FBI yang menyamar di empat benua.

Operasi dengan nama sandi Card Shop ini melacak orang-orang yang membeli dan menjual informasi kartu kredit ke sebuah situs internet yang dikelola FBI sejak 2010 lalu.

Situs milik FBI ini bernama Carder Profit yang memungkinkan penggunanya saling bertukar akun dan informasi kartu kredit curian mereka.

Penjara 40 tahun

Semua tersangka berusia antara 18 hingga 25 tahun dan beberapa di antara mereka terancam hukuman penjara 40 tahun jika terbukti bersalah.

Salah seorang tersangka, Mir Islam alias Josh The God, diduga telah menjual 50.000 lembar informasi dari kartu kredit curiannya.

Secara keseluruhan, FBI menemukan setidaknya 400.000 data kartu kredit telah diperjualbelikan secara ilegal.

Dengan keberhasilan operasi ini maka kerugian nasabah bank sebesar 205 juta dollar AS atau hampir mencapai Rp 2 triliun.

Jaksa penuntut Amerika Serikat Preet Bhararasaid dalam pernyataan resminya mengatakan, aparat hukum masih mengejar otak kelompok ini.

“Tersangka utama seorang ahli komputer yang berada di belakang kasus ini masih menjadi buruan aparat hukum,” ujar Bhararasaid.

Sumber Satu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s