5 Tips Mempercepat Shutdown Windows 7


5 Tips Mempercepat Shutdown Windows 7

Mempersingkat Waktu Timeout Untuk Mematikan Service

Pada saat shutdown Windows, sistem akan mematikan seluruh proses dan service yang sebelumnya masih menyala. Jika ada sebuah service yang tidak segera bisa dimatikan, maka sistem akan menunggu beberapa saat sebelum akhirnya sistem akan mematikannya sendiri pada jangka waktu yang telah ditentukan. Namun, Anda bisa memodifikasi registry untuk mempersingkat waktu timeout tersebut melalui Registry Editor.

Untuk membuka registry editor, buka Start menu> ketik regeditpada kotak pencarian > tekan Enter.

Navigasikan ke alamat registry berikut:

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control

Cari bagian WaitToKillServiceTimeout, lalu ganti nilainya dengan klik kanan > modify.

Mempersingkat waktu WaitToKillService Timeout

Nilai default yang ditentukan Windowsadalah 12000, dan Anda bisa menggantinya dengan nilai dibawah 12000. Misalkan Anda beri nilai 2000 untuk jeda waktu 2 detik. Klik OK.

Mempersingkat Waktu Timeout Untuk Mematikan Aplikasi

Prinsipnya sama dengan timeout untuk mematikan service seperti di atas. Hanya saja di sini berlaku untuk aplikasi masih berjalan pada saat shutdown. Caranya, buka Registry Editorlalu bukalah alamat registry berikut:

HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop

Cari registry bernama WaitToKillAppTimeout, klik kanan > modify.

Mempersingkat Waktu WaitToKillAppTimeout

Nilai default adalah 20000 dan Anda bisa menggantikannya dengan nilai yang lebih kecil dari itu, misalkan kali ini Anda beri nilai 2000. Lalu klik OK.

Membuat Shortcut Shutdown

Cara alternatif lainnya adalah memanfaatkan perintah shutdown yang ada pada command prompt (cmd) dengan membuat sebuah shortcut di desktop. Shortcut ini bisa Anda gunakan sebagai tombol shutdown Windows. Untuk membuatnya, klik kanan desktop > New > Shortcut. Selanjutnya isikan perintah berikut:

shutdown.exe -s -t 00 -f

Membuat Shortcut Shutdown

opsi -s merupakan perintah untuk shutdown, -t 00 merupakan timer yang diatur menjadi 00 atau tanpa ada jeda waktu tertentu, -f merupakan opsi untuk memaksa semua aplikasi dan service dimatikan pada saat shutdown. Berhati-hatilah dalam menggunakan shortcut ini, simpan dahulu seluruh pekerjaan Anda jika tidak ingin sistem shutdown dengan sendirinya sementara data Anda belum tersimpan.

Menonaktifkan Verbose Status Message

Artikel tentang Verbose Status Messagesudah pernah dibahas sebelumnya di sini. Verbose Status Messageini memang berguna untuk mengetahui apa saja yang terjadi pada saat shutdown atau startup Windows, namun konsekuensinya adalah memakan resource sehingga dapat memperlambat proses shutdown. Matikan fitur ini jika sudah tidak digunakan lagi.

Hard Shutdown

Ini merupakan cara yang sangat tidak dianjurkan, dan hanya dipakai jika ada masalah darurat. Misalkan Windowsmengalami hang, crash atau error yang menyebabkan komputer atau aplikasi tidak berjalan sebagaimana mestinya dan task manager pun ikut tidak berfungsi. Komputer dapat dimatikan dengan menekan tombol power beberapa detik hingga komputer mati sehingga Windows pun otomatis mati. Cara ini bisa beresiko pada sistem, hardware, bahkan data anda. Gunakan jika saat darurat saja.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada registry Windows, backup dulu registry Anda. Selain itu silahkan mencoba konfigurasi dengan parameter-parameter yang berbeda sehingga anda bisa menemukan konfigurasi terbaik untuk mempercepat proses shutdown pada Windows Anda. Selamat mencoba.

Sumber Satu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s